January 17, 2018

Seandainya Iman Kita Sama

Apa artinya saling cinta kalau kita tak bisa bersama? Apa gunanya memiliki ketulusan hati kalau tak pernah bisa memiliki?

Aku tak menyesali perbedaan keyakinan kita. Yang aku sesali hanyalah mengapa kita harus saling jatuh cinta. Bagaimana Tuhan akan menjawab pertanyaan kita berdua kalau cara kita berbicara pada-Nya berbeda? Bagaimana Tuhan akan menyatukan kita kalau kita tak pernah berdoa di waktu yang sama?

Aku tak bisa leluasa mendoakan kamu karena aku takut Tuhan tak memperkenankan aku. Aku takut melangkah lebih jauh karena dunia tak menyetujui kesungguhanku.
Aku ingin berbincang dengan Tuhan dengan cara yang sama seperti kamu.
Aku ingin kita menjadi satu walau aku tahu aku tak akan mampu.
Aku ingin memilikimu tapi aku tak cukup berani untuk mengkhianati yang telah kuyakini sejak dulu.

Seandainya kita bisa memilih kepada siapa kita akan menjatuhkan hati. Tentu dari awal kita bisa mengerti mana yang boleh, mana yang tidak boleh dicintai.
Sejujurnya aku ingin mengemas semuanya dengan sederhana. Sesederhana kenyataan bahwa kita juga bisa jatuh cinta pada keimanan yang berbeda.

Kalau semua telah menjadi serumit ini, haruskah kita saling melupakan saat kita masih tengah mencintai? Haruskah kita saling meninggalkan saat kita tengah berada pada perasaan ingin memiliki?

Seandainya iman kita sama, aku tak akan ragu memberikanmu cinta. Aku tak akan ragu memohon hal-hal baik untuk kita berdua.
Tapi kalau suatu saat Tuhan benar-benar memisahkan kita, semoga dia tetap membahagiakan aku dan kamu meski harus di jalan yang berbeda.

4 comments:

aprilia windia rahma said...

Thanks kak terharu banget bacanya, kata2 nya bagus banget❤❤

astrinitriningsihblogspot.com said...

Sadaaaaaaas ka nawwww ku sukakkk 😍😍😍😍😍

Fadila Lianda said...

Less talk act more💔💔💔💔💔💔💔💔💔 ko bisa gt ya kak.... u,u

Perasaan Perempuan said...

Pernah :')

Post a Comment

 
;