September 27, 2017

Kukira Aku

Aku kira ini ketertarikan, ternyata hanya sebuah perhatian yang kuterima dengan nyaman. Lalu kuakui itu sebagai harapan. Aku pikir dia hanya datang kepadaku dan akan terus menetap. Ternyata aku telah keliru. Ternyata aku hanya terlalu hebat dalam menciptakan segenap ekspektasi dengan hatiku.

Aku kira dia bersedia memperjuangkanku sesiap aku berjuang untuknya. Ternyata tidak. Dia tidak pernah mau memperjuangkan hal-hal yang bukan kebahagiaannya. Dan tentu, baginya, aku bukan sebuah kebahagiaan. Yang dia cari-cari bukanlah aku. Aku bukan sebuah kebutuhan. Aku hanya... sebuah pertanyaan tanpa jawaban.

Aku selalu menunggu kabarnya, dengan senang hati kujadikan dia prioritasku. Aku lakukan itu terus-menerus. Kupikir dia akan luluh dan menjadikanku orang yang juga harus diprioritaskan. Ternyata, dia, menjadikanku sebagai pilihan saja tak pernah terpikirkan, apalagi menomorsatukanku.

Aku kira dia mulai menjadi sayang karena denganku dia tak pernah menolak untuk berbincang.
Lalu ketika dia mulai berhenti menghubungiku, kupikir aku telah melakukan sebuah kesalahan. Nyatanya dia tak pernah menganggapku lebih dari seorang teman.

Ketika aku mencoba menghilang, aku pikir dia akan merindukanku sebanyak aku. Ternyata sejak kepergianku, hingga aku datang kembali, tak pernah sekalipun tersirat olehnya untuk mencariku.

Sekarang aku tahu, kalau dari awal, nama yang dia sematkan, bayangan yang dia cari-cari, rindu-rindu yang dia teriakkan, bukanlah aku.


Selama ini kuanggap dia rumah, ternyata baginya aku hanyalah seorang bocah yang berulah. Perasaanku tak pernah dianggap nyata. Ketulusanku tak pernah dianggap ada.

33 comments:

melisasalsabila said...

Nyentuh banget ka naw💔💔

ranii nurlaeni said...

Unch ka naw ngena bgt😭

shava maharani heryumanda said...

Kak naw💔💔💔💔💔💔💔💔💔

Anonymous said...

Kakkakkk aku pernahhh ngalami ini. Awalnya memang aku kira dia has a feeling gitu. Tapi, setelah dia sama aku lost contact dia ngejauh dan yang bener bener buat aku menyesal why i have a feeling on him? Kalau gitu kan kita masih berteman.

Aneu Juliane said...

aaaaa aku nangis dan hatiku patah

tania ayu prastiwi said...

Ngena banget kak

Lasmini Eka P said...

Lagi ngalamin kak naw 😭😭 ngena bgt 100% yaelah

Titin Listiani said...
This comment has been removed by the author.
Titin Listiani said...

ngena bgt kak naww 😔💔

Teti Herawati said...

Lagi ngalamin kak naw😭 suka💕

Limasta Putri said...

Berasa banget sakitnya kak 😭😭

Indriani Oktavia said...

Gara gara baca tulisan ini aku jadi sukak baca mbk naw

Anonymous said...

Baper 😂😂

Chicha Damayanti said...

Kok sama ya ���� ngena banget kak naw ������

Sifa Fauziah said...

Sekarang yang lagi aku alamin kak naw������
I love you kak naw��

Avenita Suandi said...

So deep ya.

Aden Solahudin said...

Mampir kak ke adensolahudins.blogspot.com makasih

kumpulan rumus-rumus said...
This comment has been removed by the author.
Hurin Hasya said...

Aku banget 😂

Rizky Awaludin said...

izin share ya. semoga setelah di share kaya begini dia jadi peka

Ayu Fakta said...

Ngena banget kak naw😭

Nafi said...

Serius, setiap cerita yang kak naw tulis selalu pas bgt😟

Anonymous said...

What the fffffffuuu(n)

Amellia Ahmes said...

nyentuh banget😂

Farhani Riska Septia said...
This comment has been removed by the author.
naela's Blog said...

Poteek 💔

Mill Jamil said...

Tulisanmu mewakili perasaan ku

Melinda Astyasari said...

Iniiii aku, plis ka ka nawang cukup, aku sakit huhu

Della Puspita said...

Kok aku ngrasa ini pas banget samaa yg lgi aku alamin yaaa tolong pengen nangis tapi ga bisa huhuhu

Unknown said...

Yampun 😖

Unknown said...

Bener-bner dahhh ngenaaa sekali😭

Regiantara Perdana said...

Naw, aku baru tau sama tulisan-tulisan kamu, bagus dan pas sasaran

Unknown said...

Entah ini kebetulan atau apa.
Yang jelas, tulisanmu selalu sejalan dengan perasaanku kak .. @:"

Post a Comment

 
;