March 5, 2018

Menginginkanmu

Malam ini aku berniat untuk menulis tanpa mengingat kamu. Tapi aku gagal. Aksara-aksara itu masih tentang kamu. Tercipta dan terangkai indah untuk mengekalkanmu.

Aku mau kamu terus ada, bahkan saat kelak hal-hal manis tentangmu telah kulupa.
Aku mau tujuh miliar pasang mata itu melihat, bahwa di depanku ada seseorang yang pantas dicintai dengan sangat.
Aku mau seisi dunia setuju denganku, bahwa takdir harus menyandingkan aku denganmu.

Kamu menggenggam apa yang telah lama aku cari-cari.
Kamu memiliki apa yang sejak dulu ingin aku temui.
Di dalam tubuhmu ada hati yang ingin sekali aku curi.
Di dalam dirimu, ada sebuah celah kecil yang ingin aku isi.

Tunggu aku datang. Tunggu hingga yang kupunya bukan hanya rasa sayang.
Tunggu saat aku telah bersungguh-sungguh. Saat aku bertekad untuk menjaga cintamu agar tak sampai luruh.
Tunggu hingga aku bisa membuat hatimu yang dingin itu tersentuh, lalu kamu paham bahwa kamu terlalu mengagumkan untuk hanya kupandangi dari jauh.

Meski pada kenyataannya, memandangimu memang cara membunuh waktu termanis yang pernah kutahu.
Meski pada akhirnya, menemukanmu di sudut pandanganku adalah usaha paling indah untuk menggembirakan harapan-harapanku.

12 comments:

Teti Herawati said...

Kak naw :'( 😭

Sastia Rahman said...

Lagi enak-enak menjelajahi rumus. Eh, pas buka hp moodbosterku update.

Hanifa Hidayanti said...
This comment has been removed by the author.
Sisca said...

Mood bgt yaa

Limasta Putri said...

Dalam banget kak😊

Sucy Rahayu Pratiwi said...

syukaaaaa ♥♥♥♥♥

Saepudin Salman Alfarizy said...

Keren mba keren bgt

be bel said...

Thisssss!1!1!1!1❤

Dyah Sonia said...

cry sekebonnnn

Sabrina YunitaDA said...

kata katanya yang kedaleman apa aku yang baper yaa :'(((

Mayda Dwi said...

Semoga Sehat terus jasmani,rohani juga karya2nya ya kak naw. 💞

Nawang Nidlo Titisari said...

Aamiin, jazakumullahu khairan. ❤

Post a Comment

 
;