May 23, 2017

Alur

Hidup itu seperti drama. Begini begini saja alur ceritanya.
Dipertemukan dengan seseorang, kemudian dipisahkan. Baru saja bahagia, tiba-tiba berubah sikapnya. Baru saja jatuh cinta, tiba-tiba ditinggal dengan yang kedua.

***

Ingat kembali beberapa waktu lalu, kamu dikenalkan dengan seseorang yang tak pernah kamu bayangkan wajah dan kehidupannya.
Berawal dari sapaan, kemudian dia menjadi seseorang yang terus kamu rindukan.
Sehingga, atas nama segala rasa, kamu ingin dia merasakan hal yang serupa. Merindukanmu dalam doa-doa setelah sujudnya, karena pahit manisnya perkenalan bukan suatu yang asyik untuk dinikmati sendirian.

***

Namun, sesuatu yang tidak pernah kamu fikirkan, telah terjadi. Dia mulai menjauh, tawa kalian tak lagi sama. Kini semua terlihat asing, kalian telah menjadi dua orang yang berbeda, dengan alasan yang tak pernah bisa kalian maklumi.

Tapi atas itu, boleh jadi kesedihan yang kamu rasakan sedang menggelar jalan untuk datang kebahagiaan yang baru. Boleh jadi, semua kalimat yang kamu suarakan dengan lirih seiring dengan jatuhnya air mata, sedang menguntai tangga indah untuk turun pengkabulan sebuah doa.

Kehadirannya kemarin bisa jadi memang dituliskan dalam bagian penguatan hatimu. Dia memang hanya dihadirkan untuk itu. Untuk mengisi segala yang kosong padamu, sementara waktu.
Lalu kepergiannya terjadi karena mungkin kamu sudah selesai dengan perkenalannya. Kamu selesai dengan perasaan-perasaan yang ternyata hanya ada padamu, tidak padanya. Kamu selesai dengan dia.

Tapi semuanya akan berlalu. Kalau kebahagiaanmu dengannya bisa berakhir, tidakkah itu juga berlaku untuk kekecewaanmu? Jangan terpuruk terlalu lama. Jangan sampai kamu lelah menghapus air matamu. Karena masih banyak pintu-pintu yang harus kau buka dengan tanganmu. Masih banyak orang –yang lebih baik– di luar, dan akan kamu kenali satu-persatu.

Jika dia tak mau bertahan padamu, lepaskan. Masamu dengannya sudah selesai.
Tak ada yang perlu dirasa sesal. Kamu tidak kehilangannya, kalian hanya berhenti pada titik masing-masing dalam sebuah cerita.


4 comments:

Post a Comment

 
;