January 15, 2019

Sebelum Kata Kelak


Apa itu rasa syahdu saat bersandar di pundakmu? Bagaimana rasanya kauusap kepalaku saat tengah kaudekap dengan lenganmu? Sehangat apa rasanya mendekatkan wajahku pada wajahmu? Akan sedahsyat apa jantungku pada saat itu?

Bagaimana rasanya menjadi dia?
Yang selalu kaujadikan urutan pertama tanpa dia pinta. Yang matanya selalu kaugambarkan seluas sebuah dunia. Yang ceritanya selalu ada di urutan paling kiri. Yang ketika dia angkat kaki, kamu tak pernah ingin beranjak pergi untuk berhenti menanti.

Seperti apa rasanya menjadi dia?
Tak perlu menghilang sudah kaucari. Tertawa sedikit kau jatuh hati. Tak pernah berdarah-darah tapi selalu kauhargai. Anggun menawan di mata lelaki. Baik dan tak pernah merasa dijauhi. Seperti apa rasanya menjadi dia, yang sangat amat ingin kaumiliki?

Harus sesempurna apa menjadi seorang wanita? Haruskah aku belajar menjadi dirinya hanya agar aku tahu bagaimana rasanya kaucinta?
Aku yang berlari, dia yang juara. Aku yang belajar, dia yang menerima piala. Mengapa aku merasa telah berkorban tapi dia tak pernah menjadi terdakwa?
Ini tak adil tapi aku tak bisa membela. Aku seperti gagal merasa jatuh cinta. Alih-alih dicinta, aku malah jatuh celaka sedalam-dalamnya.

Mengapa sebuah kisah harus setragis mengejar yang sedang mengejar?
Membuat semua ini terasa melelahkan dan ingin segera sampai pada kata “kelak”.
Kelak, ceritaku pasti lebih indah dari hanya menikmati getirnya kalah telak.         

13 comments:

kamilia zulfa said...

Hwaaaaaa:"pas banget sama aku sekarang;(

Aslama_ Zans said...

Ikut sedih jadinya :(

jabal black said...

Yyy

AdellaAlviana said...

Widi ck. Coba baca ini😌😅

Kim Yunus said...

apapun yang kau lakukan, ketika sudah kau anggap banyak berkorban. Itu bukan lagi ci ta.
Itu itung2an, itu kalkukasi. Ehee

Nadia Azzah Aulia Salsabila said...

Selamat mengejar dia, esok saat semesta menepukku untuk berhenti mengejarmu, akan ku lakukan itu. Semoga berakhir dengan tawa, semoga berakhir bahagia. Terimakasih sudah membuatku cinta dan luka.

Risa Ramadania said...

Yang aku rasakan sekarang😭

Risa Ramadania said...

Yang aku rasakan sekarang😭

Ummy said...

:')

Unknown said...

Tidakkkkkkkkk

dwi aprilia said...

demi apa
ini pas

Rindih Arlina said...

Semoga kelak

Rully Ananda Putri said...

Aaa ngena banget :'

Post a Comment

 
;